Cara Menghitung Tanggal Jatuh Tempo Pembayaran dengan Excel

Untuk mengetahui dan menghitung kapan tanggal jatuh tempo suatu pembayaran, Anda bisa menggunakan fungsi Excel WORKDAY dan WORKDAY.INTL

kedua fungsi ini digunakan untuk mengetahui tanggal selesai suatu proyek berdasarkan tanggal mulai dan jumlah hari yang telah ditentukan, karena itu bisa juga digunakan untuk mengetahui tanggal jatuh tempo suatu pembayaran.

Cara Menggunakan Fungsi Excel WORKDAY

Fungsi WORKDAY digunakan untuk menghitung tanggal selesai suatu proyek pekerjaan bersadarkan tanggal mulai yang telah ditentukan. 

Bentuk Penulisan sintaksisnya adalah:
=WORKDAY (Start_date, Days, [holidays])
Penjelasan:
Start_date merupakan tanggal mulai suatu proyek pekerjaan.. 
Days merupakan banyaknya hari dilaksanakannya pekerjaan. 
Holidays merupakan opsional, untuk menambahkan hari-hari libur kerja yang berarti tidak ada pekerjaan atau proyek pada hari itu. 

Contoh Penggunaan fungsi excel WORKDAY:

Cara Menggunakan Fungsi Excel WORKDAY
Keterangan:
Pada sel L4 dimasukkan rumus excel =WORKDAY(L3;L4) atau tanpa memasukkan opsi hari libur hasilnya adalah 15/06/2018.

Jadi semisal ada sebuah proyek pekerjaan yang akan dilaksanakan selama 10 hari kerja, di mulai tanggal 01 Juni 2018 maka proyek tersebut akan selesai pada tanggal 15 Juni 2018.

Atau semisal sebuah pinjaman di mulai pada tanggal 01 Juni 2018, dan lama pinjamannya adalah 10 hari kerja, maka tanggal jatuh tempo untuk pembayaran pinjaman tersebut adalah tanggal 15 Juni 2018.

Ini jika opsi hari libur diabaikan, dan akhir pekannya adalah hari Sabtu dan Minggu. Jika opsi hari libur dimasukkan maka seperti terlihat pada contoh di sel L12.

Pada sel L12 dimasukkan rumus excel =WORKDAY(L11;L12;C12:D21) atau dengan memasukkan opsi hari libur hasilnya adalah 20/06/2018.

Cara Menggunakan Fungsi Excel WORKDAY.INTL

Fungsi WORKDAY.INTL digunakan untuk menghitung tanggal selesai suatu proyek pekerjaan bersadarkan tanggal mulai dengan opsi akhir pekan (weekend) yang bisa ditentukan. Fungsi WORKDAY.INTL ini baru tersedia mulai Excel 2010, jadi untuk Excel 2007 ke bawah belum bisa menggunakan fungsi ini.

Bentuk Penulisan sintaksisnya adalah:
=WORKDAY.INTL (Start_date, Days, [Weekend], [holidays])
Penjelasan:
Start_date merupakan tanggal mulai suatu proyek pekerjaan.. 
Days merupakan banyaknya hari dilaksanakannya pekerjaan.
Weekend merupakan opsional, berisi nilai yang menunjukkan akhir pekan. 
Holidays merupakan opsional, untuk menambahkan hari-hari libur kerja yang berarti tidak ada pekerjaan atau proyek pada hari itu. 

Dan berikut tabel angka Weekend atau akhir pekan yang tersedia.

AngkaAkhir PekanAngkaAkhir Pekan
1Sabtu dan Minggu11Minggu 
2Minggu dan Senin12Senin
3Senin dan Selasa13Selasa
4Selasa dan Rabu14Rabu
5Rabu dan Kamis15Kamis
6Kamis dan Jum'at16Jum'at
7Jumat dan Sabtu17Sabtu

Jika pilihan weekend tidak di tentukan, maka otomatis weekend-nya adalah hari Sabtu dan Minggu.

Contoh Penggunaan fungsi excel WORKDAY.INTL:

Cara Menggunakan Fungsi Excel WORKDAY.INTL
Keterangan:
Pada sel L4 dimasukkan rumus excel =WORKDAY.INTL(J2;J3;11) atau dengan opsi akhir pekan hanya hari minggu saja dan tanpa memasukkan opsi hari libur hasilnya adalah 13/06/2018.

Pada sel L12 dimasukkan rumus excel =WORKDAY.INTL(J10;J11;11;A11:B20) atau dengan opsi akhir pekan hanya hari minggu saja dan dengan memasukkan opsi hari libur hasilnya adalah 23/06/2018.

Lampiran

Fungsi Date - Fungsi Excel WORKDAY.xlsx (15 KB)
Fungsi Date - Fungsi Excel WORKDAY.INTL.xlsx (15 KB)

No comments:

Post a Comment